149 Pelajar Murung Raya Bertarung, Percasi Bidik Atlet Nasional

oleh -1629 Dilihat
banner 468x60

INDOPOL MEDIA, PURUK CAHU – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Murung Raya (Mura) menggelar turnamen catur antar pelajar se-Kabupaten Murung Raya, diikuti siswa dari tingkat SD, SMP hingga SMA. Turnamen berlangsung pada 7–10 Agustus 2025 dan dipusatkan di Aula Kementerian Agama (Kemenag) Murung Raya.

Ketua Percasi Murung Raya, Pahala Budiawan, menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti 149 pelajar, dengan total uang pembinaan sebesar Rp 13.200.000.

banner 700x875

“Para juara 1, 2, dan 3 baik putra maupun putri akan menerima uang pembinaan, piagam dan trofi. Sementara juara 4 hingga 10 mendapatkan uang pembinaan serta piagam,” jelas Pahala.

Ia menegaskan bahwa turnamen ini bertujuan untuk menjaring bibit-bibit atlet catur dari berbagai jenjang pendidikan yang nantinya akan dibina menjadi atlet berprestasi di tingkat kabupaten, regional, nasional hingga internasional.

Pahala juga mengekspresikan kebanggaannya atas kemajuan catur di Murung Raya. Menurutnya, posisi Murung Raya kini menjadi barometer catur di Kalimantan Tengah, menggantikan Palangka Raya dan Sampit.

“Setelah kita merekrut pelatih nasional, prestasi atlet meningkat. Salah satu yang menonjol adalah Rafa Firjiatullah, yang kita bina sejak SD dan kini duduk di bangku SMP. Ia sudah banyak meraih prestasi,” kata Pahala.

Sebagai Ketua Percasi, Pahala berharap Pemerintah Daerah terus memberikan dukungan, terutama dalam pembinaan dan pendanaan, mengingat minat anak-anak Murung Raya terhadap catur terus meningkat.

Sementara itu, mewakili Pemerintah Kabupaten Murung Raya, Kepala Dinas Perhubungan Ferdinand Wijaya, secara resmi membuka turnamen tersebut. Ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat positif bagi generasi muda.

“Pemerintah Daerah akan terus mendukung Percasi Murung Raya. Terima kasih kepada semua pihak yang telah menyelenggarakan turnamen ini,” ujarnya.

Ferdinand juga berpesan kepada seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas. Ia menekankan bahwa kekalahan bukanlah akhir, melainkan motivasi untuk terus berlatih demi meraih prestasi pada turnamen berikutnya. (RN)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.